menyongsong malamnuzulul quran
yaitu malam turunnya Alquran.
Yang dilakukan masyarakat Tenaru adalah dengan berkumpul di Masjid usai tarawih, lalu
- membagi tugas: membaca 30 juz quran dibagi : 1 orang 1 juz
- Ada kelompok yang tahlil & istighotsah
- Ada kelompok yang baca Manaqib & sholawat
- Terakhir : Ceramah Agama oleh Ustadz / Kiyai
- Doa- bersama : ditutup dengan Makan bersama
menu makanan : sederhana, dan seadanya, kadang menyembelih kambing
Filed under: RELIGI Ditandai: | doa bersama, masjid, masjid tenaru, masyarakat tenaru, nuzulul quran, planet tenaru, sekolah tenaru, uranet
Wah… enak ya.. ada acara begitu, saya blom punya rencana buat nyambut nuzulul Qur’an mas.
Assalaamu’alaikum
Satu acara yang sungguh bermanfat buat semua masyarakat kampung dalam menghiasi malam nuzul Quran. Semoga kita semua dirahmati Allah swt. Salam Ramadhan.
Assalamu’alaikum,
Subhaanallah, sebuah kegiatan baik yg sangat bermanfaat, yg harus terus dipertahankan/ dilakukan. (Dewi Yana)
wah disitu ada yang seperti itu ya disaat malam nuzurul qur’an,
kalo di tempat saya tidak ada, cuma biasa aja,
setelah tarawih cuma akan ada ceramah tentang nuzurul qur’an, bagaimana qur’an diturunkan, dan apa hikmah diturunkan dengan berangsur-angsur,
dan semacam itulah, dan mempelajari hikmahnya.
Iklan Gratis
Insya Allah kita semua mendapatkan kemuliaan malam 1000 bulan. amin
wah, salut ma orang-orang disana. tradisi keislamannya msh begitu kental. berbanding terbalik dg yg terjadi d kota-kota besar. andaikan kaum muslimin di manapun melakukan itu,…. semua pasti akan terasa damai dan sejuk….
klik dapat duit
Karena malam seribu bulan itu datangnya tidak diketahui, tentu lebih baik kalau kita menyonsongnya sejak awal puasa dengan menaikkan kualitas ibadah kita.
Salam hangat dari Surabaya